Melayu Malaysia Forum

.: Komuniti Melayu Malaysia Yang Lain Daripada Yang Lain :.
 
HomeHome  GalleryGallery  RegisterRegister  Log in  
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar
Log in
Username:
Password:
Log in automatically: 
:: I forgot my password
Latest topics
» Hiv Hearbal Drug Therapy Canada
Thu Aug 04, 2011 7:59 am by Guest

» buy guaranteed facebook fans dp
Wed Aug 03, 2011 3:09 am by Guest

» When the first Whirlpool Duet album was released in December 2001 came as a surprise to the public
Tue Aug 02, 2011 8:09 am by Guest

» Medicines From Rainforest Plants
Mon Aug 01, 2011 3:40 am by Guest

» Memorial Family Medicine Bryan Tx
Thu Jul 28, 2011 10:53 pm by Guest

» Rahsia Awet Muda Para Wanita
Mon May 16, 2011 11:07 pm by ASBN

» TuneTalk Sumber Menjana Pendapatan Bulanan
Mon May 16, 2011 11:01 pm by ASBN

» email 2 money
Tue Nov 16, 2010 10:58 pm by coolerzzz

» email 2 money
Tue Nov 16, 2010 10:58 pm by coolerzzz

Who is online?
In total there is 1 user online :: 0 Registered, 0 Hidden and 1 Guest

None

Most users ever online was 16 on Mon Oct 05, 2009 9:14 pm
Navigation
 Portal
 Index
 Memberlist
 Profile
 FAQ
 Search
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Statistics
We have 57 registered users
The newest registered user is warrcleme

Our users have posted a total of 532 messages in 122 subjects
Poll
Advert
Adv

Share | 
 

 indAhnYA Islam KeraNa KesUciannYA,,

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
pembela_rakyat
Team
Team


Male
Number of posts : 11
Registration date : 2008-07-09

PostSubject: indAhnYA Islam KeraNa KesUciannYA,,   Wed Aug 06, 2008 10:50 pm

Sebagaimana yang kita telah kita ketahui bersama, bahwa landasan kita beragama dari dari Al Kitab dan Assunnah (shahihah), yang diturunkan oleh Allah kepada NabiNya yang mulia, Shallallahu alaihi wasallam.

Jika Al Qur'an, Allah sendiri telah menjaminnya, didalam ayatNya;

[15.9] Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

Inilah mukjizat terbesar yang dikaruniakan Allah kepada Nabi Muhammad, yakni Al Qur'an yang terpelihara sampai datangnya hari pembalasan.

Disamping Al Qur'an juga terdapat Assunnah, sebagai landasan hukum bagi seorang muslim. Tentunya, sunnah yang dimaksud adalah sunnah yang shahihah. Karena kita juga telah mengenal, bahwa hadits Nabi, secara umum dapat digolongkan beberapa derajat, yakni shahih, hasan, (kedua derajat inilah yang dipakai sebagai landasan), hadits dhoif (lemah),
dan maudhu' atau palsu.

Ini pun terpelihara, karena pada hakikatnya, yang disampaikan oleh Nabi Shallallahu alaihi wasallam adalah wahyu dari Allah juga;

[53.3] dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya.
[53.4] Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),

Nah, sekarang, cobalah anda ketikkan di Google search kalimat ini:

"Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan)"

Anda akan sampai pada banyak link dengan embel-embel kata-kata (Muttafaq Alaih) seperti dibawah ini;

"Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan)" (Muttafaq Alaih)

Muttafaq alaihi/muttafaqun alaihi berarti hadits tersebut telah disepakati keshahihannya oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Dua Imam besar dalam ilmu hadits, yang sama-sama kita maklumkan bahwa seshahih-shahih kitab, setelah Al Qur'an adalah Kitab Shahih Imam Al
Bukhari.

Namun pertanyaannya apakah benar perkataan:"Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan...." adalah riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim???

Sungguh mengerikan!!!

Ternyata, perkataan yang dimaksud dengan embel-embel Muttafaqun Alaihi ternyata perkataan ini adalah perkataan yang TIDAK ADA ASAL USULNYA!!!

Dalam kitabnya Hadits-Hadits Dlo'if dan Maudhu' jilid 1, al ustadz Abdul Hakim -hafidzahullah- mengatakan berkenaan dengan hadits yang dibawakan ini pada halaman 336.

- awal kutipan-

"Kami kaum yang tidak makan sampai kami lapar, dan apabila makan, kami tidak sampai kenyang."

TIDAK ADA ASALNYA. Hadits yang masyhur ini, yang beredar demikian cepatnya dari mulut ke mulut, dari satu mimbar ke mimbar yang lainnya, yang disandarkan atas nama Nabi yang mulia Shallallahu alaihi wasallam, sama sekali tidak ada asal usulnya. Bertahun-tahun lamanya saya mencari sanad hadits ini dalam kitab-kitab hadits dan yang selainnya, hanya untuk mengetahui asal-usul hadits yang sangat masyhur ini, tetapi saya tidak menemukannya sampai hari ini saya menuliskannya dan memasukkannya di kitab saya ini.

-selesai kutipan-

Berarti TIDAKLAH SAH, menisbatkan kalimat yang masyhur tersebut kepada perkataan Nabi, dengan embel-embel Muttafaqun 'alaihi. Lihatlah, (bahkan) sanadnya saja TIDAK DIKETEMUKAN! akan tetapi, apa lacur, kemudian perkataan tersebut sudah dilekatkan kepada kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.

Sungguh jauh panggang dari api!

Terakhir, sebagai pengingat-ingat, mudah-mudahan peringatan Nabi ini, dapat menjadi peringatan, agar kita berhati-hati didalam menyandarkan perkataan atau kalimat kepada Nabi kita yang mulia Shallallahu alaihi wasallam;

"Barangsiapa menyampaikan suatu perkataan dariku yang telah diketahui bahwa itu adalah kedustaan yang dibuat-buat, maka ia termasuk salah seorang pendusta." (HR. Muslim)

Wallahu a'lam
Back to top Go down
View user profile
 
indAhnYA Islam KeraNa KesUciannYA,,
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Promotion of Islam?
» what Some Muslim Phrases used in Qubool Hai means
» Do You think George Clooney and Amal Almuddin are an Item?
» Jodha Akbar Written Update 4th November 2013
» Churchill on Islam

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Melayu Malaysia Forum :: Nur Islam :: Seindah Senyuman Rasulullah-
Jump to: